Avatar: Api dan Abu Kini Tersedia untuk Pembelian Digital – Di Balik Layar Terungkap

14

Angsuran terbaru James Cameron dalam saga Avatar, Fire and Ash, kini tersedia untuk dibeli secara digital di seluruh platform streaming besar seperti Amazon Prime Video. Rilisan ini menandai puncak dari kesuksesan, meskipun kurang eksplosif, pertunjukan teatrikal untuk franchise ini.

Performa Box Office dan Detail Rilis Fisik

Avatar: Fire and Ash menyelesaikan penayangan bioskop globalnya dengan pendapatan kotor di seluruh dunia sebesar $1,485 miliar. Meskipun lebih rendah dibandingkan pendahulunya, angka ini tetap merupakan kesuksesan komersial yang besar.

Film ini juga akan diluncurkan secara fisik pada 19 Mei, termasuk format 4K Ultra HD, Blu-ray, 3D Blu-ray, dan DVD. Edisi ini akan menampilkan konten bonus eksklusif berdurasi lebih dari tiga jam, yang menawarkan gambaran mendalam tentang pembuatan film.

Rekaman Di Balik Layar Eksklusif

Untuk merayakan perilisan digitalnya, sebuah fitur eksklusif telah diluncurkan, menampilkan desain konseptual di balik makhluk air raksasa dalam film tersebut. Desainer Produksi Dylan Cole dan Desainer Makhluk Utama Zach Berger mendiskusikan pendekatan mereka dalam menciptakan fauna unik Pandora.

Apa yang Termasuk dalam Fitur Bonus

Rilisan fisiknya akan dikemas dengan materi tambahan, antara lain:

  • “Menyalakan Api: Pembuatan Avatar: Api dan Abu”
  • “Menulis Sekuelnya”
  • “Desain Pandora”
  • “Desain RDA”
  • “Varang dan Mangkwan”
  • “Menangkap Performa”
  • “Pengeditan dan Kamera Virtual”
  • “Seni dan Dampak 3D”

Masa Depan Waralaba Avatar

Terlepas dari tantangan industri, Avatar 4 dan Avatar 5 karya James Cameron tetap dijadwalkan untuk dirilis masing-masing pada tahun 2029 dan 2031. Jika Disney terus mendukung franchise ini, para penggemar dapat mengantisipasi eksplorasi lebih lanjut ekosistem Pandora yang dinamis di tahun-tahun mendatang.

Kesuksesan Avatar yang berkelanjutan menunjukkan daya tarik abadi dari pembangunan dunia yang imersif dan pembuatan film yang memukau secara visual, bahkan ketika waralaba tersebut berkembang dan beradaptasi dengan lanskap hiburan blockbuster yang terus berubah.