Spesies Dinosaurus Baru Ditemukan di Meksiko: Bukti Pertarungan Head-Butting

17
Spesies Dinosaurus Baru Ditemukan di Meksiko: Bukti Pertarungan Head-Butting

Ahli paleontologi telah menemukan spesies baru dinosaurus mirip burung di Meksiko, yang terkenal karena tengkoraknya yang sangat tebal dan berbentuk kubah. Fosil ini menunjukkan bahwa makhluk tersebut terlibat dalam pertarungan satu lawan satu dengan makhluk sejenis lainnya—suatu perilaku yang sebelumnya tidak terlihat pada kelompok dinosaurus yang berkerabat dekat.

Troodontid Unik: Xenovenator espinosai

Spesies yang baru diidentifikasi, bernama Xenovenator espinosai, hidup sekitar 73 juta tahun yang lalu selama periode Kapur Akhir. Ia termasuk dalam famili Troodontidae, yang dikenal karena kelincahannya dan otaknya yang relatif besar. Yang membedakan dinosaurus ini adalah atap tengkoraknya yang menebal drastis, mencapai hingga 1,2 cm di beberapa area.

Fitur anatomi utama meliputi:

  • Frontal dan parietal (tulang tengkorak) yang sangat berkubah
  • Struktur tulang padat dengan jahitan yang saling bertautan
  • Permukaan luarnya kasar dan lurik

Ciri-ciri ini sangat mirip dengan yang ditemukan pada pachycephalosaurids—dinosaurus yang terkenal dengan tengkoraknya yang diperkuat yang digunakan untuk memukul kepala. Namun, Xenovenator hanya berkerabat jauh dengan kelompok ini, membuat adaptasi ini menjadi perkembangan yang mengejutkan.

Kasus Pertarungan Intraspesifik

Para peneliti percaya tengkorak yang menebal merupakan adaptasi untuk pertempuran intraspesifik, yang berarti pertarungan antar anggota spesies yang sama. Tim menggunakan CT scan untuk mengkonfirmasi konstruksi padat tengkorak, yang selanjutnya mendukung teori ini.

Mengapa ini penting?

Sebelumnya, adaptasi untuk pertarungan fisik sebagian besar tidak terdokumentasikan pada theropoda non-unggas (dinosaurus pemakan daging). Penemuan Xenovenator memberikan contoh modifikasi pertama yang diketahui pada paravians (kelompok yang mencakup burung dan kerabat terdekat dinosaurus).

Variasi ketebalan tengkorak di antara spesimen menunjukkan perbedaan usia atau jenis kelamin, dengan individu yang lebih tua atau laki-laki berpotensi mengalami penguatan yang lebih ekstrim.

Implikasi terhadap Evolusi Dinosaurus

Penemuan ini menyoroti peran seleksi seksual dalam membentuk evolusi dinosaurus. Struktur tampilan dan senjata adalah hal yang umum, tetapi Xenovenator menunjukkan bahwa pertempuran mungkin lebih luas daripada yang diperkirakan sebelumnya, khususnya dalam subfamili Troodontinae.

Kehadiran spesies terkait, Xenovenator Robustus, di New Mexico menunjukkan adanya kelompok unik troodontida tengkorak tebal yang endemik di wilayah barat daya Amerika Utara.

“Seleksi seksual, termasuk adaptasi untuk pertunjukan dan pertarungan, merupakan fenomena yang tersebar luas pada dinosaurus Kapur Akhir.”

Penelitian ini dipublikasikan di jurnal Diversity. Fosil ini menggarisbawahi keanekaragaman dinosaurus yang luar biasa di Zaman Kapur Akhir dan menekankan bagaimana persaingan untuk mendapatkan pasangan atau wilayah mendorong evolusi ciri-ciri fisik khusus.

Pada akhirnya, penemuan Xenovenator espinosai memberikan wawasan berharga tentang perilaku dan tekanan evolusi yang dihadapi oleh theropoda kecil dan bertubuh ringan selama zaman dinosaurus.