Rusia Mematenkan Stasiun Luar Angkasa Berputar untuk Gravitasi Buatan

14

Perusahaan roket Energia milik negara Rusia telah mematenkan desain stasiun luar angkasa yang menggunakan rotasi untuk mensimulasikan gravitasi, yang berpotensi merevolusi perjalanan luar angkasa jangka panjang. Sistem ini bertujuan untuk menghasilkan 0,5g – setengah dari tarikan gravitasi bumi – dengan memutar modul yang dapat dihuni di sekitar poros tengah.

Cara Kerjanya

Paten tersebut merinci sebuah stasiun dengan bagian statis dan berputar yang dihubungkan oleh sambungan fleksibel dan kedap udara. Kuncinya adalah gaya sentrifugal: dengan memutar modul sekitar lima putaran per menit dengan radius 40 meter (131 kaki), stasiun akan menghasilkan gravitasi buatan yang diinginkan.

Pendekatan ini secara langsung mengatasi risiko kesehatan yang parah akibat paparan gayaberat mikro dalam waktu lama, termasuk melemahnya otot dan pengeroposan tulang yang dihadapi astronot dalam misi jarak jauh. Desain ini juga mengakui adanya kelemahan besar: mengoordinasikan rotasi dengan pesawat ruang angkasa yang berlabuh untuk memastikan kedatangan yang aman.

Mengapa Ini Penting Sekarang

Kemunculan paten ini penting karena Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) mendekati akhir masa pakainya. Hal ini menandakan minat baru terhadap konsep stasiun ruang angkasa canggih dari Rusia, bertepatan dengan upaya nasional dan komersial untuk mengembangkan platform orbital generasi berikutnya.

NASA sebelumnya telah mengeksplorasi desain serupa (seperti stasiun roda berputar Nautilus-X), dan sekarang perusahaan komersial seperti Vast juga sedang mengembangkan stasiun gravitasi buatan. Namun, Rusia belum mengumumkan jadwal atau pendanaan spesifik untuk proyek ini, sehingga perkembangannya tidak pasti.

Upaya mencapai gravitasi buatan lebih dari sekedar tantangan teknologi. Ini adalah langkah penting untuk memungkinkan kehadiran manusia yang berkelanjutan di luar angkasa, di mana misi jangka panjang memerlukan solusi untuk mengurangi dampak yang melemahkan akibat keadaan tanpa bobot. Paten tersebut menggarisbawahi bahwa Rusia tetap menjadi pemain aktif dalam perlombaan eksplorasi ruang angkasa di masa depan.