Pendanaan Sains AS Dipangkas: Pergeseran Drastis di Bawah Pemerintahan Trump

7

Komunitas ilmiah AS menghadapi gangguan yang belum pernah terjadi sebelumnya ketika pemerintahan Trump menerapkan pemotongan dana besar-besaran di seluruh lembaga federal. Pengurangan ini, yang merupakan salah satu yang terparah dalam beberapa dekade terakhir, telah memicu hilangnya pekerjaan dan pembekuan perekrutan di lembaga-lembaga penting seperti Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Layanan Taman Nasional, dan Badan Perlindungan Lingkungan (EPA).

Skala Pemotongan

Anggaran yang diusulkan untuk tahun fiskal saat ini mencakup pengurangan besar-besaran untuk organisasi seperti NASA dan National Science Foundation (NSF), yang semakin memperparah krisis ini. Pemotongan ini nampaknya tidak pandang bulu dalam beberapa kasus, sehingga membuat banyak ilmuwan dan peneliti tidak yakin akan masa depan penelitian mereka. Ini bukan sekedar masalah penyesuaian anggaran; skala pemotongan ini mengancam kemajuan kepemimpinan ilmiah Amerika selama beberapa dekade.

Dampak terhadap Komunitas Ilmiah

Menurut Alan Burdick, editor di meja Kesehatan dan Sains The New York Times, perubahan tersebut menunjukkan “dampak negatif yang sangat besar terhadap perusahaan ilmiah Amerika.” AS telah lama menjadi pemimpin global dalam bidang penelitian, didukung oleh pendanaan publik yang besar. Pemotongan ini berisiko meruntuhkan landasan tersebut, dan berpotensi mengikis daya saing negara tersebut di bidang-bidang utama seperti kesehatan masyarakat, perlindungan lingkungan, dan eksplorasi ruang angkasa. Peralihan yang tiba-tiba ini telah menyebabkan banyak orang mengalami demoralisasi dan tidak yakin bagaimana melanjutkan pekerjaan mereka di tengah ketidakstabilan.

Mengapa Ini Penting

Pemotongan ini bukan hanya mengenai angka pada spreadsheet. Hal ini mewakili perubahan mendasar dalam hubungan pemerintah AS dengan ilmu pengetahuan. Konsekuensi jangka panjangnya dapat mencakup:

  • Brain drain: Para peneliti mungkin mencari peluang di negara-negara yang memprioritaskan pendanaan ilmiah.
  • Melambatnya inovasi: Lebih sedikit sumber daya berarti lambatnya kemajuan di bidang-bidang penting, sehingga berpotensi berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan keamanan nasional.
  • Erosi kepercayaan publik: Berkurangnya kapasitas ilmiah dapat melemahkan kepercayaan publik terhadap pembuatan kebijakan berbasis bukti.

Amerika Serikat telah menjadi teladan keunggulan dalam penelitian, dan sebagai pendukung penelitian. Namun lanskap tersebut berubah secara drastis.

Masa depan ilmu pengetahuan Amerika kini berada dalam ketidakpastian, bergantung pada apakah para pembuat kebijakan mengakui dampak jangka panjang dari pengurangan yang bersifat jangka pendek. Penurunan pendanaan yang pesat menggarisbawahi perlunya investasi publik yang berkelanjutan dalam penelitian ilmiah.