Bagaimana Obsesi Alpen Saussure Mendirikan Geologi Modern

16

Horace Bénédict de Saussure bukanlah akademisi khas abad ke-18. Lahir di Jenewa pada 17 Februari 1740, ia menghabiskan hidupnya terpaku pada pegunungan yang mendominasi pandangannya. Dia meninggal di sana pada tanggal 22 Januari 1799. Namun sebelum menjadi legenda di Pegunungan Alpen, dia adalah seorang fisikawan dan filsuf serius yang mengajar di Akademi Jenewa mulai tahun 1762.

Orang yang secara efektif menciptakan istilah geologi tidak duduk di menara gading. Dia memanjat.

Lahirnya Kata Ilmiah

Istilah “geologi” masuk dalam nomenklatur ilmiah melalui karya besar Saussure, Voyages dans les Alpes. Diterbitkan antara tahun 1779 dan 1796, volume-volume ini bukan sekedar catatan perjalanan. Itu adalah hasil sulingan dari studi lapangan yang ketat selama lebih dari tiga dekade. Jika Anda ingin mengetahui cara menjelaskan konsep geologi yang kompleks secara sederhana, lihat tulisannya. Dia membuat sejarah bumi dapat dibaca oleh masyarakat yang penasaran.

Namun rasa penasarannya tidak terbatas pada batu saja. Saussure terobsesi dengan pengukuran yang tak kasat mata.

Mengukur Yang Tak Terlihat

Kontribusi Saussure terhadap sains bersifat praktis dan tepat. Pada tahun 1766, ia kemungkinan mengembangkan elektrometer pertama, sebuah perangkat yang dirancang untuk mengukur potensial listrik. Itu sangat statis untuk tahun 1700-an.

Yang lebih terkenal lagi, ia merekayasa higrometer pertama yang menggunakan rambut manusia pada tahun 1783. Mengapa rambut? Karena rambut manusia mengembang dan berkontraksi seiring dengan perubahan kelembapan atmosfer. Ini adalah solusi yang elegan dan berteknologi rendah untuk masalah yang berisiko tinggi. Bagi penjelajah Alpen masa awal, mengetahui kelembapan di udara bukan sekadar keingintahuan ilmiah. Itu adalah masalah kelangsungan hidup.

“Kata geologi diperkenalkan ke dalam nomenklatur ilmiah oleh Saussure dengan diterbitkannya volume pertama Voyages dans les Alpes.”

Granit dan Asal Usulnya

Saussure tidak hanya mengukur atmosfer. Dia melihat ke tanah di bawah sepatu botnya. Dia melakukan percobaan laboratorium awal untuk menentukan asal usul granit. Ini adalah topik yang kontroversial di abad ke-18. Apakah granit beku (terbentuk dari magma yang mendingin) atau sedimen (terbentuk dari lapisan material terkompresi)? Karya Saussure membantu mengarahkan pembicaraan menuju pemahaman yang benar, meletakkan dasar bagi petrologi modern.

Dia adalah seorang polimatik di era yang menghargai spesialisasi. Seorang fisikawan yang memanjat. Seorang filsuf yang mengukur listrik statis. Seorang pria yang memberi kita kata-kata untuk mempelajari bumi itu sendiri.

Kami masih menggunakan alatnya. Kami masih menggunakan kata-katanya. Gunung-gunung tersebut tetap ada, tidak peduli dengan upaya kami untuk menamainya.